Pengenalan Olahraga Air untuk Anak Yatim dan Dhuafa: Saat Bahagia dan Manfaat Bertemu di Kolam Renang

Tawa riang, cipratan air, dan semangat belajar memenuhi ruang Assalaam Olympic Pool Stadium dalam kegiatan bertajuk Pengenalan Olahraga Air untuk Anak Yatim dan Dhuafa. Kegiatan ini menjadi simbol nyata bagaimana lembaga zakat seperti LZIS Assalaam tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga serius dalam membangun ruang-ruang kebahagiaan dan pemberdayaan untuk generasi muda yang kurang beruntung. Bekerja sama dengan Assalaam Olympic Pool Stadium, kegiatan ini menghadirkan pengalaman pertama bagi sebagian besar anak-anak dalam mengenal olahraga air, khususnya renang. Mereka tidak hanya diajak bermain air, tapi juga belajar teknik dasar berenang secara bertahap, dengan pengawasan ketat dari instruktur profesional. Dimulai dengan Kepedulian: Serah Terima Baju Renang Muslim Acara diawali dengan seremoni sederhana namun bermakna. Satu per satu anak-anak menerima baju renang muslim dari panitia—simbol perhatian terhadap adab dan syariat Islam dalam aktivitas fisik. Momen ini menunjukkan bahwa olahraga pun bisa dikemas secara islami, ramah anak, dan tetap menyenangkan. Rasa haru terlihat dari raut wajah anak-anak yang menerima perlengkapan itu dengan penuh antusias. Tidak sedikit dari mereka yang baru pertama kali mendapatkan baju renang sendiri. Hal-hal sederhana seperti ini bisa menjadi sumber motivasi dan rasa percaya diri yang besar bagi anak-anak dari kalangan yatim dan dhuafa. Belajar Renang: Dari Rasa Takut Menjadi Percaya Diri Setelah menerima perlengkapan, anak-anak langsung diarahkan menuju kolam indoor. Suasana berubah menjadi semarak ketika para peserta mulai berinteraksi dengan air. Didampingi pelatih yang sabar dan ramah, mereka dikenalkan pada teknik dasar berenang seperti mengapung, menendang air, dan menjaga keseimbangan. Meski ada yang awalnya takut menyentuh air, perlahan mereka mulai terbiasa. Teriakan semangat dari teman-teman dan bimbingan penuh kasih dari instruktur membuat suasana menjadi semakin hidup. Aktivitas ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga membangun mental, kepercayaan diri, dan kerja sama antar anak. Lebih dari Sekadar Berenang Menurut panitia pelaksana dari LZIS Assalaam, kegiatan ini adalah bagian dari inisiatif Swim and Care—program sosial yang menggabungkan edukasi, hiburan, dan dakwah. “Kami ingin anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga pengalaman hidup yang berharga. Bahwa mereka punya hak untuk bahagia, bermain, dan tumbuh percaya diri,” ujarnya. Lebih dari sekadar kegiatan olahraga, acara ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Anak-anak belajar pentingnya menjaga adab saat beraktivitas, saling menghormati, serta menghargai fasilitas umum. Terima Kasih untuk Para Pendukung Kegiatan ini tentu tidak akan terlaksana tanpa dukungan dari berbagai pihak, mulai dari para donatur, tim instruktur, hingga relawan yang terlibat di lapangan. LZIS Assalaam menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah diberikan. Semoga program ini menjadi langkah awal dari kegiatan serupa yang menjangkau lebih banyak anak-anak di kemudian hari. Penutup: Bahagia Itu Hak Semua Anak Kegiatan “Pengenalan Olahraga Air untuk Anak Yatim dan Dhuafa” ini adalah bukti bahwa kebahagiaan bisa diciptakan dari niat tulus dan kerja sama yang baik. Semoga tawa dan semangat anak-anak hari ini menjadi bekal bagi masa depan mereka yang lebih cerah. Mari terus dukung program-program kebaikan seperti ini. Karena setiap cipratan air yang mereka rasakan hari ini, bisa jadi adalah awal dari langkah besar mereka di masa depan.

AKU HANYA LUPA” — Malam Penuh Makna di Wedangan Jarib

“Aku cuma lupa… bukan nggak peduli.” Kamis malam kemarin, aku datang ke acara The Space of Sharing Tour 3 di Wedangan Jarib. Awalnya kupikir ini cuma acara kumpul biasa, tapi ternyata… jauh lebih dari itu. Di bawah langit malam Karangasem, aku duduk di antara banyak wajah yang belum kukenal—tapi rasanya hangat. MC-nya seru, musiknya bikin nyaman, tapi yang paling ngena… saat Ust. Yosi mulai bercerita. Tentang rasa sakit yang lama kita pendam. Tentang bagaimana memaafkan itu bukan berarti lemah, tapi tanda kita sudah kuat. Aku duduk diam, mendengarkan. Sesekali senyum, sesekali ingin menangis.Lalu aku sadar: mungkin aku cuma lupa. Lupa kalau hidup ini nggak harus sesakit itu. Lupa kalau ada ruang untuk sembuh… dan aku nggak sendiri. Pulang dari acara, aku bawa lebih dari sekadar snack dan doorprize. Aku bawa harapan.Terima kasih, Jallan Barreng dan LZIS Assalaam. Malam itu jadi pengingat bahwa luka bisa sembuh… dan hati bisa lega.

Lomba Mewarnai LZIS Assalaam: Menanamkan Semangat Sedekah Sejak Dini

Lomba Mewarnai LZIS Assalaam: Menanamkan Semangat Sedekah Sejak Dini Assalaam Hypermarket, 28 Juni 2025 — Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang memenuhi area Assalaam Hypermarket pada Sabtu pagi, dalam gelaran Lomba Mewarnai yang diselenggarakan oleh Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LZIS) Assalaam. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Muharram 1447 H dengan tema “Sedekah untuk Hidup Menjadi Berkah.” Acara ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, khususnya tentang pentingnya bersedekah, kepada anak-anak sejak usia dini melalui aktivitas yang kreatif dan menyenangkan. Peserta yang terdiri dari anak-anak usia dini hingga sekolah dasar, dengan antusias mengikuti lomba yang mewarnai gambar bertemakan kegiatan bersedekah. Dengan membawa alat mewarnai masing-masing, para peserta tampak fokus dan semangat menyelesaikan karya mereka. Gambar-gambar yang mereka warnai menggambarkan aktivitas kebaikan, seperti memberikan uang kepada yang membutuhkan, atau memasukkan infak ke kotak amal—semua dikemas dalam ilustrasi yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Lomba mewarnai ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga sarana edukasi moral dan spiritual. Anak-anak diajak memahami bahwa sedekah adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, serta menjadi jalan menuju keberkahan hidup. Selain lomba, kegiatan ini juga menghadirkan suasana yang hangat dan penuh interaksi antara peserta, orang tua, dan panitia. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terlihat selama acara berlangsung. Para orang tua mendampingi anak-anak dengan antusias, menjadikan kegiatan ini sebagai momen berharga bersama keluarga. Di akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang yang terpilih berdasarkan kreativitas, kerapihan, dan kesesuaian tema. Hadiah menarik diberikan kepada para juara, sementara seluruh peserta mendapat bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LZIS Assalaam dalam menguatkan dakwah sosial melalui berbagai pendekatan, termasuk kegiatan edukatif yang ramah anak. Lomba mewarnai ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter peduli, dermawan, dan berakhlak mulia pada generasi penerus. Dengan berlangsungnya acara ini, LZIS Assalaam berhasil menghadirkan suasana Muharram yang tidak hanya meriah, tapi juga penuh makna. Semoga nilai-nilai sedekah yang ditanamkan sejak dini dapat terus tumbuh dalam diri anak-anak dan menjadi bekal mereka di masa depan.

Ruang Berbagi yang Menginspirasi Pemuda

Ruang Berbagi yang Menginspirasi Pemuda Kamis, 12 Juni 2025, Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah (LZIS) Assalaam bekerja sama dengan komunitas dakwah kreatif Jalan Barreng telah sukses menyelenggarakan event inspiratif bertajuk STECU – Stelan Cuek Kebal Paido. Bertempat di Joglo Dakwah Assalaam, Surakarta, acara ini berlangsung mulai pukul 19.30 WIB dan terbuka secara gratis untuk para pemuda. Acara ini merupakan bagian dari The Space of Sharing Tour #2, sebuah program dakwah interaktif yang mengajak generasi muda untuk tetap istiqomah dalam berbuat baik meski kerap mendapatkan komentar negatif atau cibiran dari lingkungan sekitar—yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah paido. Dakwah dengan Pendekatan Kekinian Ustaz Yosi Al Muzanni, selaku penggagas Jalan Barreng, tampil menyampaikan materi dakwah yang menyentuh namun dikemas dengan ringan dan penuh semangat. Ia menekankan bahwa penting bagi setiap individu untuk tetap teguh pada nilai kebaikan, meski berada di lingkungan yang kurang mendukung. Acara ini juga dimeriahkan oleh Dims Aidi, penyanyi religi yang membawakan lagu-lagu bertema nasihat islami, serta dua MC yang membuat suasana semakin hidup: RFF dengan gaya interaktif dan Hanifah yang menyajikan kelembutan dalam membawakan acara. Misi STECU: Bangkitkan Semangat Kebaikan Acara ini bukan hanya sebuah hiburan, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi anak muda untuk mengenal Islam secara positif dan menyenangkan. Pendekatan melalui musik, candaan ringan, dan interaksi langsung menjadikan suasana terasa dekat dan bersahabat, tanpa mengurangi nilai-nilai dakwah di dalamnya. Sebagai penyejuk hati, disampaikan pula hadis Rasulullah ﷺ: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.”(HR. Muslim) Pesan ini menjadi penguat bahwa apa yang tampak di mata manusia belum tentu mencerminkan nilai sejati seseorang di sisi Allah. Karenanya, tidak perlu terlalu peduli terhadap komentar buruk dari orang lain selama kita berada di jalan yang benar. Melalui acara seperti STECU, diharapkan para pemuda semakin berani menjadi pribadi yang kuat dalam iman, cuek terhadap paido, dan tangguh dalam menjalani kebaikan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya dakwah yang membumi dan membahagiakan.